Distribusi Kubernetes (sering disingkat K8s Distribution) adalah versi paket Kubernetes yang sudah siap pakai, yang dibuat oleh vendor atau komunitas tertentu dengan menggabungkan kode inti Kubernetes bersama komponen-komponen pendukung lainnya.
Untuk memahami konsep ini dengan mudah, kita bisa menggunakan analogi Sistem Operasi Linux.
Analogi Kue / Sistem Operasi
- Inti (Core): Kubernetes asli yang dirilis oleh komunitas open-source (Upstream Kubernetes) itu ibarat Kernel Linux. Kernel Linux sendirian belum bisa dipakai oleh pengguna awam untuk mengetik atau menjelajah internet karena belum punya tampilan visual, driver, atau aplikasi bawaan.
- Distribusi: Agar siap pakai, muncullah distribusi Linux seperti Ubuntu, Fedora, atau Debian. Mereka mengambil Kernel Linux, lalu membungkusnya dengan installer, antarmuka grafis, dan aplikasi pembantu.
- Di Dunia Kubernetes: Upstream Kubernetes hanya berisi kode-kode inti (seperti API Server dan Kubelet). Jika Anda mengunduhnya langsung, Anda harus mencari dan memasang sendiri container runtime, sistem jaringan cluster (CNI), sistem penyimpanan data, keamanan, hingga sertifikatnya dari nol—sebuah proses yang sangat rumit. Vendor kemudian membuat Distribusi Kubernetes untuk memangkas kerumitan tersebut.
Apa Saja yang Biasanya Didefinisikan oleh Sebuah Distribusi?
Sebuah distribusi Kubernetes biasanya sudah mengintegrasikan komponen-komponen berikut di dalam paketnya:
- Sistem Instalasi: Alat untuk memasang cluster dengan mudah (misalnya satu baris perintah seperti pada K3s atau MicroK8s).
- Container Runtime bawaan: Mengonfigurasikan otomatis alat seperti
containerdatauCRI-Oagar langsung siap menerima container. - Sistem Jaringan (Networking/CNI): Menentukan bagaimana antar-container di dalam server bisa saling mengobrol (misalnya otomatis memasang Flannel, Calico, atau Cilium).
- Fitur Tambahan (Add-ons): Menyertakan dasbor manajemen, sistem monitoring, atau pengatur lalu lintas internet (Ingress Controller).
Contoh Kelompok Distribusi Kubernetes
Berdasarkan kebutuhan industri, distribusi Kubernetes dibagi menjadi beberapa kategori:
- Distribusi Lokal / Ringan (Untuk Belajar & Dev): Contohnya Minikube, MicroK8s, dan K3s. Fokusnya adalah kemudahan instalasi di satu komputer atau perangkat kecil.
- Distribusi Perusahaan / Enterprise (Untuk Server Sendiri/On-Premise): Contohnya Red Hat OpenShift, Rancher, atau VMware Tanzu. Fokusnya adalah keamanan super ketat, dukungan teknis berbayar, dan manajemen cluster skala raksasa.
- Distribusi Cloud Terkelola (Managed Kubernetes): Distribusi yang disediakan oleh raksasa cloud, di mana server intinya dikelola oleh mereka, seperti Google Kubernetes Engine (GKE), Amazon EKS, atau Azure AKS.
